Home » Tips & Trik » Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan Terupdate

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan Terupdate

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Motor atau Mobil 1 Tahunan – Halo selamat pagi, kali ini kami akan mencoba membahas Cara Perhitungan Denda Telat Bayar Pajak STNK Telat 1 Tahunan. Banyak sekali orang orang yang memiliki kendaraan bermotor akan tetapi lalai dalam membayar kewajibannya yaitu masalah pajak. Padahal itu merupakan kewajiban tahunan kita sebagai warga negara Indonesia yang baik harus taat pajak. Kebanyakan beberapa orang bingung menghitung denda keterlambatan membayar pajak motor telat 1 hari atau 2 hari sampai 1 minggu apakah seperti denda terlambat bayar pajak stnk 1 bulan. Kali ini kami akan memberi artikel perihal Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan Terupdate. Silakan disimak di bawah ini.

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan Terupdate

Baca juga Beberapa Tips untuk Mencegah Tangki Motor Bocor Secara Simple

Jika kamu telat membayar pajak 1 hari itu dendanya sama dengan kamu telat membayar pajak STNK 1 bulan. Jadi apabila kamu telat membayar STNK motor atau mobil 2 bulan + 1 hari maka biaya denda keterlambatannya terhitung terlambat 3 bulan. Pun begitu juga jika kamu telat membayar pajak hingga 1 tahun dimana 1 tahun ada 12 bulan maka denda keterlambatan dikali 12. Oleh karena itu jika ada yang bilang kalau denda terlambat 1 hari sama dengan dengan denda keterlambatan 1 tahun itu salah!!. Cukup mudah bukan Cara Menghitung Denda Keterlambatan Pajak motor atau mobil?.

Inilah Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak STNK Kendaraan Bermotor Telat 1 Tahunan Terupdate

Misalkan kita akan menghitung denda pajak motor Honda Vario, sesuai dengan yang tertera di STNK biaya PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp 195.000 + SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp 35 Ribu maka jika ditotal pajak yang harus dibayar Rp 230.000 biaya tersebut merupakan biaya normal jika tidak telat pajak. Apabila kamu terlambat membayar pajak maka akan dikenakan denda pada PKB dan SWDKLLJ.

Cara Perhitungan Telat Membayar Pajak Sepeda Motor 1 Tahun

Denda PKB per tahun : 25 %.

Terlambat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12.

Terlambat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12.

Terlambat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

Denda PKB = biaya PKB x 25% x 12/12

yaitu = Rp 195.000 x 25 % x 12/12

total = Rp 48.750

Denda SWDKLLJ Rp 32.000

Denda keseluruhan = Denda PKB + denda SWDKLLJ

yaitu = Rp 48.750 + Rp 32.000

total = Rp 80.750

Biaya pajak yang harus dibayar adalah biaya PKB + SWDKLLJ + denda keseluruhan

yaitu = Rp 195.000 + Rp 32.000 + Rp 80.750

Total yang harus dibayar = Rp 307.750

Jadi, Cara Menghitung Denda Pajak Motor selama 1 tahun yang harus dibayar adalah Rp 307.750. Simple bukan?. Silakan baca juga artikel kami yang lainnya Tips Ganti Kampas Kopling Satria Fu 150 2015.

Terkait Otomotif:

denda pajak motor 2bulan vario 125,denda pajak motor vario 125 iss,denda pajak motor vario,biaya pajak kendaraan sepeda vario 125 yang telat 1 tahun,denda pajak motor yg mati vario 125,denda pajak motor telat 2 tahun vario 125,telat bayar pajak motor vario 125 3 tahun,cara menghitung denda pajak motor vario 125,besaran biaya pajak vario 125cc,berapa tarif pajak motor vario 125 th 2017,